Resep Waffle

Kue panggang khas Belgia dengan cetakan khusus bertekstur renyah di bagian luar dan lembut nan fluffy di bagian dalam.

Salah satu kue yang diproses dengan cara dipanggang dan cocok untuk menu sarapan atau cemilan santai yaitu waffle crispy.

Bagi kamu yang sering nongkrong di café pasti sudah tidak asing lagi dengan menu yang berasal dari benua Eropa-Amerika satu ini.

Waffle merupakan kue yang memiliki tekstur renyah nan crispy di bagian luar, namun lembut dan fluffy di bagian dalamnya.

Pada umumnya kue ini disajikan dengan berbagai macam topping. Mulai dari saus coklat, sirup, madu, es krim atau bahkan potongan buah-buahan.

Nah, kamu bisa mencoba kudapan ini sendiri di rumah untuk sarapan atau bekal bagi si kecil dan suami.

Apabila hasil olahanmu disukai oleh keluarga, maka tidak ada salahnya untuk memanfaatkan cemilan ini sebagai ide jualan. Menarik bukan?

Apapun keperluannya, silahkan simak resep waffle yang cukup sederhana berikut ini.


Resep Waffle Crispy di Luar Fluffy di Dalam

Resep Waffle
Adisti Isvara
Kue panggang khas Belgia dengan cetakan khusus bertekstur renyah di bagian luar dan lembut nan fluffy di bagian dalam.

Bahan dan Bumbu
  

  • 120 gram tepung terigu (serbaguna)
  • 20 gram tepung maizena
  • 3 gram ragi
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt baking powder
  • 250 ml susu
  • 60 gram mentega wijsman
  • ½ butir telur
  • ½ sdt ekstrak vanila
  • sdm susu bubuk
  • 2 sdm gula (bisa ditambah sesuai selera)

Rekomendasi Topping

  • Saus coklat
  • Sirup
  • Madu
  • Es krim
  • Potongan buah-buahan

Cara Membuat
 

  • Hangatkan susu dengan microwave atau panci. Jangan terlalu panas.
  • Siapkan mangkuk berukuran besar lalu campurkan susu, mentega, ragi, ekstrak vanila, garam, baking powder dan telur. Aduk secara manual hingga tercampur rata.
  • Tambahkan tepung maizena, susu bubuk dan tepung terigu ke dalam adonan lalu aduk kembali hingga rata.
  • Tutup mangkuk dengan plastik dan diamkan selama 90 menit. Hal ini bertujuan agar adonan mengeluarkan aroma wangi dari ragi dan mentega wijsman.
  • Ambil adonan lalu aduk-aduk sebentar. Adonan akan bertekstur cair dan memiliki gelembung-gelembung.
  • Panaskan cetakan atau waffle maker (kompor atau listrik).
  • Tuang adonan ke dalam cetakan atau waffle maker lalu tutup. Bolak-balik cetakan agar cetakan terisi penuh.
  • Panggang selama 5 menit sambil sesekali dibalik atau digeser agar matangnya merata.
  • Angkat dan panggang adonan selanjutnya hingga habis.
  • Kue waffle siap disajikan dan dinikmati bersama topping sesuai selera.

Video

Tips Memasak

  • Proses menghangatkan susu bertujuan agar mentega dan ragi cepat meleleh dan mudah tercampur dengan bahan lain.
  • Adonan bisa disimpan di dalam lemari es terlebih dahulu sebelum diolah dan bisa bertahan selama 12 jam.
  • Apabila cetakan atau waffle maker belum panas maka dapat mengakibatkan hasil waffle yang bantat dan tidak fluffy.
  • Waffle yang sudah matang ditandai dengan tekstur luarnya yang garing.
  • Apabila ingin dibuat versi frozen, maka bungkus waffle yang sudah matang dengan plastik vacum. Panaskan dengan oven selama 5 menit sebelum disajikan kembali.
  • Kamu bebas menggunakan topping apa saja untuk waffle ini sesuai selera.

Resep kue basah lainnya yang kamu suka:

Cara membuat waffle di atas cukup mudah bukan? Dengan takaran di atas, kamu bisa menghasilkan 6 buah waffle.

Kue ini sifatnya cukup ringan, sehingga untuk satu orang bisa menikmatinya lebih dari satu potong dan tidak membuat cepat kenyang. Selamat mencoba!

Bagikan ke Temanmu

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Review Resep




  1. 5 stars
    Asli sih ini resep ter-endeus! Hasil waffle nya bisa kering diluar tp lembut di dalam. Saya pake teflon yg sederhana aja. Not bad kok. Asal main di adonan aja.